Selasa, 21 Juni 2011

Model PAIKEM


Seperti telah disinggung di atas bahwa kemampuan guru dalam proses pembelajaran yang meliputi persiapan, pelaksanaan dan penilaian mempunyai peran sangat penting dalam rangka mencapai kompetensi yang telah ditetapkan. Sebenarnya ada dua tugas guru yang penting yaitu mendidik dan mengajar. Mendidik lebih menekannya pada perubahan sikap dan tingkah laku. Sedangkan mengajar lebih menekankan pada transfer of knowledge. Pendidikan yang sedang dikembangkan oleh bangsa Indonesia adalah pendidikan berkarakter. Pendidikan berkarakter merupakan pendidikan yang tidak melupakan akan budaya bangsa yang kaya raya ragam budaya. Budaya ramah-tamah, sopan-santun, bermusyawarah mufakat, dan cinta produk lokal.
Untuk menciptakan proses pembelajaran yang menyenagkan salah satu cara yang dilakukan adalah dengan memperbaiki pola guru mengajar. Guru harus segera meninggalkan cara-cara konvensional dan menggunakan berbagai sumber belajar agar proses pembelajaran pembelajaran. Dengan demikian proses pembelajaran menjadi menyenangkan baik bagi siswa maupun bagi siswa. Salah satu proses yang saat ini dikembangkan adalah PAKEM atau PAIKEM. Proses pembelajaran PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Interaktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) secara lengkap dapat dilihat seperti berikut ini.
a.      Aktif, sebuah proses pembelajaran harus melibatkan siswa, sehingga siswa merasa bagian dari proses pembelajaran. Siswa terlibat secara langsug melibatkan berbagai panca indera baik visual, audio maupun kinestetik.
b.      Interaktif, sebuah proses pembelajaran juga harus terjadi interaksi antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru.
c.       Kreatif, proses pembelajaran juga harus memberikan dan menghasilkan hal-hal yang baru. Siswa harus berusaha dengan berbagai cara agar Kompetensi yang telah ditentukan dapat dicapai. Guru juga harus menggunakan berbagai cara, teknik, metoda, media, dan model pembelajaran agar semua peserta didik dapat mencapai KKM yang telah ditentukan sesuai dengan prinsip pembelajaran tuntas (mastery learning).
d.      Efektif, proses pembelajaran juga harus berlangsung secara efektif. Tepat sasaran apa saja yang harus dicapai dalam proses pembelajarn. Dalam KTSP sudah jelas, bahwa yang harus dicapai adalah Kompetensi Dasar dan Standar Kompetensi yang tergambar dalam KKM yang telah ditentukan oleh guru.
e.      Menyenangkan, proses pembelajaran juga harus menyenangkan baik siswa maupun guru. Siswa harus masuk ke kelas dengan senang, merindukan gurunya yang tidak hadir di kelas, bosan menunggu libur untuk sekolah. Demikian juga dengan guru, guru selalu rindu dengan siswa yang badanya selalu condong ke depan dalam proses pembelajaran karena rasa ingin tahunya, siswa yang berebut maju ke depan untuk mengerjakan PR, atau siswa yang selalu masuk kelas dengan perasaan gembira. Proses pembelajarn seperti ini dapat terjadi jika guru menggunakan berbagai cara, teknik, media, khususnya media-media yang menarik. Seperti yang digambarkan dalam Quantum Teaching and Learning, bawalah dunia kita ke dunia mereka dan bawalah dunia mereka ke dunia kita. Artinya guru harus memahami secara psikologis keadaan peserta didik di kelas yang diampunya.

Tidak ada komentar:

Mahfud MD (Ketua MK)

Adsense Indonesia